Manajemen Pendidikan Islam

Judul: Manajemen Pendidikan Islam

Penulis: Deprizon, Muhammad Sulaiman, Linardo Pratama, Mulyadi, Mohamad Muspawi, Devi Fatwanti, Mochammad Arif Budiman, Syukri Fathudin Achmad Widodo, Agus Fakhruddin, Ratna Rahim, Sukring, K.A. Rahman, Aan Faturrahman

Editor: Erham Budi Wiranto

Jumlah Halaman: 223 halaman (x + 213)
Dimensi: 15.5 x 23 cm (unesco)


Bagaimana pendidikan Islam dapat tetap unggul di tengah perubahan zaman yang semakin cepat? Buku Manajemen Pendidikan Islam hadir menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan kajian komprehensif tentang pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang profesional, adaptif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah. Buku ini membahas konsep dasar, landasan filosofis-teologis, fungsi manajemen, perencanaan strategis, hingga transformasi digital dalam pendidikan Islam, dengan perspektif bahwa manajemen bukan sekadar aktivitas administratif, tetapi ikhtiar membangun lembaga yang bermutu dan melahirkan manusia berilmu serta berakhlak mulia.

Di tengah era digital dan perubahan global, lembaga pendidikan Islam tidak cukup hanya mempertahankan tradisi, tetapi harus mampu mengelola perubahan dengan visi yang kuat dan strategi yang tepat. Buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, mahasiswa, guru, pemimpin lembaga pendidikan, serta pengelola madrasah dan pesantren yang ingin memahami bagaimana pendidikan Islam dapat berkembang tanpa kehilangan identitasnya. Jangan biarkan pendidikan Islam hanya menjadi saksi perubahan zaman, jadilah bagian dari kekuatan yang membentuk masa depan melalui manajemen yang unggul, visioner, dan bernilai.

 

Hukum Islam: Teori, Metodologi, dan Implementasinya di Era Kontemporer

Hukum Islam:

Teori, Metodologi, dan Implementasinya di Era Kontemporer

 

Hukum Islam menghadapi tantangan sekaligus peluang yang sangat besar. Di satu sisi, muncul berbagai pertanyaan mengenai relevansi hukum Islam dalam menjawab problem-problem kontemporer, seperti transaksi digital, financial technology, mata uang kripto, rekayasa genetika, transplantasi organ, perlindungan data pribadi, etika kecerdasan buatan, perubahan iklim, krisis lingkungan, kesetaraan gender, pluralitas masyarakat, hingga tata kelola pemerintahan modern. Di sisi lain, hukum Islam memiliki modal epistemologis yang sangat kaya melalui tradisi ijtihad, qiyas, istihsan, istishab, maslahah mursalah, sadd al-dzari’ah, maqāṣid al-syarī‘ah, dan berbagai perangkat metodologis lainnya yang memungkinkan syariat tetap mampu berdialog dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas normatifnya.

Penulis:

Ianatullah Ishomuddin

Munarif

Ahmadan B. Lamuri

Pepep Puad Muslim

Acep Zoni Saeful Mubarok

Asyharul Muala

Suparman Mannuhung

Muhammad

Akhmad Fauzi

Muhammadong

Sukring

 

Editor: Ahmad Asroni

 

Cetakan: I

Ukuran: 15,5 x 23

Halaman: xi+361

Penerbit: Yayasan Saka Jagad Initiative