Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum

Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum

 

 

Penulis:

Hasim

Darul Qutni

Silmi Kapatan Inda Robby

Kadar Risman

Warissuddin Soleh

Firman

Pepep Puad Muslim

Rohmatul Faizah

Muhammad Ali Rohmad

Sukarta

Muhammad

Luthfi

 

Editor

Rachmanto

 

Perguruan tinggi merupakan salah satu tempat untuk mencetak pemimpin-pemimpin bangsa yang akan mewarnai Indonesia ke depan. Mereka perlu dibekali dengan ilmu pengetahuan yang relevan dengan perkembagan zaman sekaligus dikuatkan mental dan spiritualnya agar menjadi manusia yang tangguh menghadapi berbagai tantangan. Pada titik inilah relevansi memperbincangkan Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi umum.

Pendidikan Agama Islam yang diajarkan kepada mahasiswa akan menjadi pondasi bagi mereka untuk bersikap dan bertingkah laku. PAI tidak boleh hanya dianggap sebagai pelengkap keilmuan, namun justru menjadi hal utama yang perlu dipahami, dihayati, sekaligus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran buku ini merupakan upaya untuk meneguhkan urgensi mempelajari agama Islam di kampus non agama. Ditulis oleh para pakar yang concern dalam bidang pendidikan dan Agama Islam. Semoga buku ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

 

Halaman: 237

Dimensi: 15 x 23 cm

ISBN: 978-634-05-0828-4

 

 

 

 

Agama di Era Digital

 

Penulis:

Zulfikar Ismail

Hasnahwati

Ianatullah Ishomuddin

Cucu Solihah

Royanulloh

Walida Asitasari

Thiyas Tono Taufiq

Editor: Ahmad Asroni

 

Dalam ranah sosial, buku ini menyoroti secara kritis meningkatnya polarisasi, disinformasi, ujaran kebencian, serta potensi radikalisasi yang dimediasi oleh platform digital. Fenomena echo chamber dan algorithmic filtering telah mempersempit ruang dialog serta memperkuat segmentasi identitas keagamaan. Dalam situasi demikian, perbedaan tafsir tidak lagi diproduksi dalam ruang deliberatif yang sehat, melainkan sering kali mengalami eskalasi menjadi konflik simbolik yang destruktif. Oleh karena itu, buku ini menegaskan urgensi pengembangan literasi digital keagamaan yang tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga dimensi etis, kritis, dan metodologis.

Selain mengurai problematika, buku ini juga menawarkan pembacaan konstruktif terhadap relasi agama dan teknologi, khususnya dalam konteks spiritualitas dan praktik ibadah. Transformasi praktik keagamaan ke dalam ruang virtual menunjukkan bahwa teknologi dapat berfungsi sebagai medium perluasan akses dan inklusivitas. Namun demikian, buku ini secara tegas menempatkan teknologi sebagai instrumen, bukan substitusi, dari pengalaman spiritual yang autentik. Dengan demikian, diskursus yang dibangun tidak bersifat dikotomis antara tradisi dan modernitas, melainkan berupaya mencari titik temu yang produktif di antara keduanya.

Salah satu kontribusi signifikan buku ini adalah artikulasi kerangka normatif berbasis maqāid al-syarī‘ah dalam merespons kompleksitas ruang digital. Prinsip-prinsip perlindungan terhadap akal (if al-‘aql), kehormatan (if al-‘ir), harta (if al-māl), dan agama (if al-dīn) direinterpretasi dalam konteks etika digital sebagai landasan bagi pembangunan tata kelola keberagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa tradisi intelektual Islam memiliki kapasitas adaptif untuk merespons tantangan kontemporer tanpa kehilangan basis normatifnya.

Jumlah Halaman: 115

Dimensi: 15 x 23 cm

ISBN: 978-634-05-0829-1

 

 

 

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *