Tantangan Pendidikan Multikultural Kontemporer


PENULIS:

Yogi Muhammad Saputro
Soleh Amini Yahman
Sukisno
Cholisa Rosanti
Aan Faturrahman
Sholihul Anwar
Aji Abdullah
Rike Erlande
Muh Andi Sulaiman
Gigih Setianto

EDITOR: Erham Budi Wiranto

Terbitan ke-1 : April 2026
Jumlah halaman: xix + 191
Dimensi buku: 23 x 15.5 cm

PENERBIT:
Saka Jagad Initiative


Saat ini, realitas multikultur semakin terkikis atau justru muncul entitas baru yang terus memperkaya ragam budaya manusia?

Globalisasi kerap dituduh sebagai buldoser budaya yang melumat setiap budaya yang tak mampu bertahan menyesuaikan arus kemajuan dunia. Namun di sisi lain Globalisasi adalah lahan subur bagi lahir dan berkembangnya budaya-budaya baru. Produksi budaya baru oleh globalisasi bahkan tak kenal lelah, tanpa terbatas waktu. Keragaman budaya tidak lagi didominasi keragaman komunal, namun bentuk-bentuk keragamaan perspektif, terciptanya subkultur, dan hybrid culture menambah ramainya pasar realitas multikultural kontemporer, terutama setelah era digital kian dominatif.

Menghadapi tantangan ini, pendidikan multikultural tidak semestinya bertahan dalam stagnansi, baik di level teoretik maupun praktik.

Buku ini menjawab kegalauan tersebut dengan menawarkan konsep dan pengalaman pendidikan multikultural yang digerakkan, dan semestinya dikembangkan, di era kontemporer ini.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *